Kantor Imigrasi Kelas II Madiun | Imigrasi Madiun Deportasi WN Korea
21971
single,single-post,postid-21971,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-1.9,wpb-js-composer js-comp-ver-4.4.3,vc_responsive
 

Imigrasi Madiun Deportasi WN Korea

Penindakan Keimigrasian

Imigrasi Madiun Deportasi WN Korea

Rabu, 26 Agustus 2015 Kantor Imigrasi Kelas II Madiun telah mendeportasi 4 (empat) orang Warga Negara (WN) Korea Selatan melalui melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. Ke empat orang tersebut bernama: Woo Jeong Sik, Lee Kang Cheol, Moon Jiyeong, dan Wang Soo Won. Keempatnya datang ke Indonesia menggunakan fasilitas bebas visa wisata. Pada kenyataannya, ke empat orang tersebut melakukan kegiatan sebagai relawan pengajar IT di SMP 6 Ponorogo. Ketidaksesuaian penggunaan izin keimigrasian dengan kegiatan yang dilakukan oleh keempat orang tersebut telah melanggar pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 tentang Keimigrasian.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Madiun Yanto, menjelaskan bahwa informasi keberadaan dan kegiatan keempat WN Korea Selatan ini berasal dari Bankesbangpolinmas Ponorogo yang ditindaklanjuti Seksi Wasdakim Kanim Madiun dengan melakukan pemeriksaan lapangan dan penyitaan dokumen keimigrasian. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa keempat orang asing ini datang ke Indonesia sebagai relawan dari lembaga sosial Korea Selatan yang bergerak di bidang IT atas undangan pihak SMP 6 Ponorogo. Selaku penjamin yang mendatangkan orang asing, pihak SMP 6 Ponorogo tidak mengerti jenis perizinan keimigrasian sehingga pada saat mendatangkan relawan asing tersebut mereka tidak sadar telah melakukan kesalahan.

Lebih lanjut Yanto menduga akan banyak relawan asing yang masuk ke Indonesia dengan menggunakan bebas visa karena ketidaktahuan pihak sekolah sebagai penjamin. Untuk menghindari kejadian yang sama dikemudian hari maka sebaiknya pihak sekolah yang mendapatkan program bantuan pengajar dari lembaga asing terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat kemudian melaporkannya ke kantor Imigrasi sebelum relawan asing datang ke Indonesia.

Sebelumnya (22/8), Kanim Madiun juga telah mendeportasi WN Malaysia bernama Chee Hoe Guan, yang bersangkutan merupakan terpidana kasus penipuan yang telah selesai menjalani masa hukuman di Rutan Ngawi. WN Malaysia tersebut dideportasi melalui bandara Adi Soemarmo Solo. Sampai dengan bulan Agustus 2015 Kanim Madiun telah mendeportasi 8 (delapan) orang asing.

2 Comments
  • Erma Rish

    October 15, 2015 at 9:17 am Reply

    Two thumbs up for Immigration Office Class II Madiun…

  • sweater keren

    June 1, 2016 at 11:32 pm Reply

    oh begitu ya

Post a Reply to Erma Rish Cancel Reply